Cheuk Yiu, Pemain Yang Pernah Kalahkan Ginting, Berbicara Tentang Kesabaran Kala Pandemi

Posted on

Berita Badminton : Lee Cheuk Yiu, yang menulis tinta kemenangan yang paling tidak terduga musim lalu, berusaha untuk meningkatkan kesabarannya sebelum kompetisi dimulai lagi, saat ia merasakan peningkatan perhatian dari lawan.

Pemain asal Hong Kong, yang perjalanannya merangkak dari kualifikasi hingga juara di Hong Kong Open November lalu menciptakan sensasi, menerima bahwa dia harus siap untuk permainannya dianalisis secara rinci.

“Sekarang saya tahu, banyak pemain memiliki fokus pada saya, jadi saya pikir saya perlu mengubah beberapa aspek permainan saya. Saya mungkin perlu berubah,” katanya.

“Saya berencana untuk terus bermain dengan sabar, baik selama pelatihan maupun selama kompetisi. Kompetisi akan mulai lagi setelah beberapa bulan. Dua bulan ini dalam pelatihan saya mungkin lebih spesifik, untuk membuat saya lebih kuat, dan mendapatkan perasaan turnamen,” ungkap Lee.

Performa Lee di turnamen kandangnya datang tanpa tak terduga, karena ia belum pernah melewati putaran pertama atau kedua dari 19 turnamen sebelumnya.

Dipromosikan ke undian utama dari kualifikasi, ia berturut-turut mengalahkan lawan yang jauh lebih difavoritkan, yakni unggulan ketiga, Shi Yuqi di babak kedua, Viktor Axelsen di perempat final, Kidambi Srikanth di semifinal, dan kemudian, di final yang menarik mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting asal Indonesia. Itu adalah dongeng sepekan bagi seseorang yang berada di pinggiran tingkat elit.

“Saya pikir itu adalah pikiran saya, saya bermain dengan sabar, dan tidak hanya cepat,” kenangnya.

Dalam empat turnamen sejak saat itu, Lee dapat mengambil hati di Indonesia Masters, di mana ia mengalahkan Chou Tien Chen dan Shi Yu Qi untuk mendapatkan tempat di babak semifinal.

Setelah kekalahan babak pertama di All England, tim kembali ke Hong Kong, di mana mereka harus menghabiskan sebulan di kuncian.

“Salah satu penumpang dalam penerbangan kami terinfeksi, jadi kami dikarantina di hotel selama 14 hari ketika kami mendarat,” kata Lee.

“Itu sangat membosankan, kami hanya bisa tinggal di dalam, dan hanya memesan makanan. Kami melakukan beberapa latihan berat badan di kamar untuk menjaga kebugaran. Kami kembali ke pusat pelatihan setelah kami dinyatakan aman. Pada minggu pertama, kami dilatih untuk mendapatkan kembali perasaan dan kebugaran kami,” jelasnya.

“Sekarang kondisiku cukup baik. Pelatihan normal dimulai dua bulan lalu. Saya hanya ingin menjaga kepercayaan diri saya tinggi untuk masa depan ketika kompetisi dimulai,” tegas Lee.

Artikel Tag: Lee Cheuk Yiu, Badminton Hong Kong, Anthony Sinisuka Ginting