Daniil Medvedev Kenang Kemenangan Gelar Pertama Dalam Kariernya Di Sydney Musim 2018

Posted on

Berita Tenis: Daniil Medvedev tampil begitu menggebrak pada musim panas 2019 ketika ia memenangkan gelar turnamen Masters 1000 pertama dalam kariernya di Cincinnati sebelum menjadi runner up US Open (kalah dari Rafael Nadal) di final Grand Slam pertama dalam kariernya.

Setelah memenangkan gelar turnamen Masters 1000 kedua di Shanghai pada Oktober lalu, Medvedev kalah di ketiga pertandingan fase grup ATP Finals di London. Medvedev memenangkan 59 pertandingan pada musim 2019 dan selama musim panas, ia berhasil melaju ke enam final secara beruntun.

“Dalam dua tahun setengah terakhir, saya berusaha untuk benar-benar profesional dengan semua yang saya lakukan. Saya mendedikasikan hidup saya terhadap tenis, sampai ke detail kecil. Saya ingin lebih baik. Saya ingin bermain dengan lebih baik. Saya ingin memenangkan lebih banyak pertandingan daripada saat ini. itu tujuan saya dan itu yang saya usahakan,” jelas Medvedev.

Medvedev memenangkan gelar turnamen ATP pertama dalam kariernya di Sydney pada awal musim 2018 usai mengalahkan Alex De Minaur di partai puncak. Medvedev unggul 4-0 di set ketiga dan siap menutup pertandingan pada kedudukan 5-4, tetapi ia menyia-nyiakan keunggulan yang telah dibangun. De Minaur berusaha keras untuk tetap bertahan, tetapi akhirnya Medvedev memenangkan pertandingan dengan 1-6, 6-4, 7-5.

“Mungkin dua musim sebelumnya, saya mungkin akan mengatakan, ‘Saya tidak menginginkannya lagi’, dan saya mungkin kalah 7-5, tetapi saya berhasil memenangkannya, gelar pertama saya,” ungkap Medvedev.

Setelah di Sydney, Medvedev memenangkan dua gelar lagi di Winston Salem (mengalahkan Steve Johnson) dan Tokyo (mengalahkan Kei Nishikori). Medvedev tiba di Sydney musim 2018 sebagai petenis peringkat 84 dunia dan setelah itu peringkatnya meningkat menjadi peringkat 48 dunia.

“Saya berhasil memenangkan gelar pertama saya dan saya pikir hal itu memberi saya motivasi tinggi pada musim itu. Dorongan itu tidak secara langsung, tetapi saya pikir hal itu berarti banyak untuk sepanjang musim itu,” tambah Medvedev.

Medvedev akan mempertahankan gelar Cincinnati Open (Western & Southern Open) musim ini di New York ketika turnamen tenis dilanjutkan kembali setelah vakum selama lima bulan terakhir. Ia ingin memperlihatkan bahwa kemenangan di Cincinnati musim lalu bukan hanya keberuntungan.

“Memenangkan begitu banyak pertandingan bukan hanya keberuntungan. Jika saya memenangkan satu turnamen di Cincinnati, lalu saya kalah di babak pertama turnamen lainnya, maka kita bisa mengatakan, ‘Baiklah, mungkin saya hanya beruntung bisa berada dalam kondisi prima di Cincinnati’. Saya senang bisa mempertahankan level saya dan mudah-mudahan saya bisa melakukannya lagi dalam beberapa bulan dan musim ke depan,” timpal Medvedev yang mengalahkan Novak Djokovic di semifinal dan David Goffin di final Cincinnati Open musim lalu.

Artikel Tag: Tenis, Sydney International, Cincinnati Open, Daniil Medvedev