Dengan Narator Anggota Kerajaan, Wimbledon Unggah Video Emosional

Posted on

Berita Tenis: Wimbledon tidak akan digelar pada musim ini setelah krisis kesehatan global yang diakibatkan COVID-19 memaksa Grand Slam tersebut harus dibatalkan.

Jika pandemi COVID-19 tidak menyebabkan kekacauan seperti itu, pada tanggal 29 Juni Wimbledon seharusnya dimulai dan hal tersebut membuat para penggemar merasa benar-benar tidak senang.

Para penggemar sangat sedih. Wimbledon memiliki atmosfer kerajaan di dalamnya. Wimbledon merupakan satu-satunya Grand Slam yang digelar di grass-court sekaligus Grand Slam tertua yang telah berevolusi menjadi turnamen yang mewah.

Bersamaan dengan tanggal seharusnya Wimbledon digelar, pihak penyelenggara mengunggah sebuah video dengan tajuk, β€œItu akan layak untuk dinanti.”

Kita semua harus menanti sampai musim 2021 demi melihat para petenis kembali beraksi di atas grass-court Wimbledon.

Duchess of Cambridge, Kate Middleton menjadi narrator di sepanjang video tersebut. Video tersebut memperlihatkan banyak momen yang berkaitan dengan para penonton, penggemar, dan para petenis yang mengeskpresikan emosi terdalam mereka sambil menyaksikan tenis di Wimbledon. Video tersebut diperuntukkan bagi para penggemar yang membuat Wimbledon menjadi turnamen seperti yang kita saksikan saat ini.

β€œ350 hari, 14 jam, dan 12 menit antara bola terakhir yang dipukul dan ketika bola selanjutnya ditakdirkan untuk dipukul. Selama bertahun-tahun, dukungan anda semua telah membentuk turnamen ini. Anda semua selalu berada di sana. Musim ini sayangnya terasa berbeda, tetapi kita akan mematuhinya sampai waktu bagi kita untuk duduk di tempat duduk kita lagi dan merayakannya. Jadi, ketika waktu itu tiba dan kita membuka gerbangnya, kita akan kembali lagi dan hal itu akan layak untuk dinanti,” papar Middleton di video tersebut.

Musim 2020 telah menjadi musim yang cukup berat setelah turnamen tenis terpaksa harus ditangguhkan atau bahkan dibatalkan. Semua orang telah melakukan yang terbaik untuk tetap aman. Dua Grand Slam yang masih tersisa pada musim ini adalah US Open dan French Open. Sementara pandemi belum terlihat akan berakhir dalam waktu dekat. AS menjadi salah satu negara yang cukup parah terpengaruh pandemi sehingga banyak petenis yang mungkin akan melewatkan US Open dan memfokuskan diri dengan musim clay-court di Eropa.

Artikel Tag: Tenis, wimbledon, US Open, French Open