Ducati Tegaskan Bukan Mereka Yang Langgar Aturan Saat Ujicoba

Posted on

Berita MotoGP : Beberapa waktu lalu, Federasi Balap Motor Internasional (FIM) mencurigai ada dua nama yang dianggap melakukan pelanggaran ketika ujicoba. Sayangnya, pihak FIM tidak menyebutkan secara spesifik siapa nama pebalap yang dimaksud itu.

Keterangan FIM yang masih belum jelas membuat penggemar MotoGP menebak-nebak dengan insting mereka. Tuduhan ini lantas mengarah kemana-mana tanpa ada bukti yang jelas pula. Untuk meluruskan hal tersebut, Paolo Ciabatti selaku Direktur Ducati menjelaskan jika dua nama pebalap yang dimaksud FIM bukan berasal dari timnya. Ducati hanya menggunakan motor spek jalan raya sehingga tidak menyalahi regulasi sama sekali.

“Pada dasarnya, mereka ingin melarang rider MotoGP menjajal motor superbike sungguhan. Praktisnya, mesinnya tak boleh sedetail spek balap, dan tak boleh memiliki elektronik balap pula, yang jelas berbeda dengan motor standar,” tutur Ciabatti saat diwawancara.

“Inilah alasan para pembalap kami pakai Panigale standar, atau Panigale V4S. Faktanya, dengan adanya media sosial, para pembalap sendiri yang menunjukkan apa yang mereka lakukan. Saya juga membaca, contohnya, kabar bahwa Taka berkata ia menggunakan motor Honda CBR1000RR-R milik Alvaro Bautista saat ia melakukan uji coba mandiri,” imbuhnya sekali lagi.

Kendati rumor sudah melebar kemana-mana, tetapi media mempercayai bahwa satu dari dua nama pebalap yang dimaksud adalah Fabio Quartararo. Kendati demikian, belum ada bukti pasti yang membuat nama Quartararo benar-benar dinyatakan bersalah.

Artikel Tag: motogp 2020, Mission Winnow Ducati, Paolo Ciabatti