Espargaro Bakal Menjelma Jadi Rival Berat Marc Marquez

Posted on

Berita MotoGP: Bos tim KTM Tech3 Herve Poncharal, mengungkapkan bahwa Pol Esparagaro bakal sanggup menjadi rekan setim sekaligus rival berat Marc Marquez jika ia pindah ke Repsol Honda.

Poncharal yang merupakan manajer tim pertama Pol Espargaro dalam kariernya di kelas MotoGP ikut menganggapi soal rumor kedekatan rider asal Spanyol tersebut dengan tim Repsol Honda.

Ia pun mengungkapkan bahwa Espargaro punya keinginan untuk menjadi rival terkuat Marc Marquez.

“Pol akan pindah ke sana (Repsol Honda). Jaauh di dalam dirinya, dia yakin dia bisa menantang Marc,” kata Poncharal dilansir BolaSport.com dari Crash.

Pol Espargaro pertama kali bergabung dengan tim MotoGP bersama tim Tech3 Yamaha yang dipimpin Poncharal. Espargaro datang ke tim tersebut sebagai penyandang gelar Juara Dunia Moto2 2014.

Ia pun bertahan selama tiga tahun dengan Tech3 dengan hasil terbaik di posisi keenam klasemen akhir MotoGP dalam musim debutnya.

Espargaro kemudian menjadi rider pabrikan KTM dan berhasil naik podium pada GP Valencia 2018. Pada MotoGP 2019, hasil terbaik Espargaro adalah finis di urutan keenam pada GP Prancis di Sirkuit Le Mans.

Usaha yang dilakukan oleh Espargaro nampaknya telah menarik perhatian Repsol Honda yang berencana akan menempatkan Espargaro bersama Marquez pada MotoGP 2021.

“Pol adalah orang yang luar biasa. Dia selalu dalam suasana hati yang baik, memacu diri, dan positif. Tidak mudah baginya mengendarai motor Yamaha karena dia adalah pebalap yang agresif dan M1 perlu dikendarai dengan sangat lancar. Jujur kami bersenang-senang bersama ketika dia bersama kami,” tutur Poncharal.

“Saya percaya, dia belajar banyak, dan saya sangat senang melihatnya mengambil peran utama sebagai pebalap pabrikan ketika dia bergabung dengan KTM. Saya tidak tahu apa yang harus dipikirkan ketika dia pertama kali ke sana, tetapi Pol sangat senang dengan peran baru ini.”

Menurutnya, KTM memang memiliki utang budi atas apa yang telah dilakukan saat menjadi pebalap KTM.

“Kemampuannya berkembang pesat dan akan menarik melihatnya menggunakan motor Honda. Saya tidak ingin mengatakan mesin Honda mirip dengan KTM, tetapi spesifikasi dan gaya membalapnya di KTM mendekati Honda,” tutur Poncharal.

“Saya tahu dia mulai balapan dengan Marc ketika masih muda. Jadi dia mengenal Marc dengan sangat baik dan mereka telah saling memacu diri sepanjang karier mereka hingga ke MotoGP. Kami semua ingat persaingan mereka di Moto2,” kata Poncharal.

“Jadi itu cerita yang bagus. Kedua orang ini punya sejarah yang sama dan karier bersama. Dan sekarang kami akan melihat keduanya di motor, tim yang sama dengan gaya membalap yang sama-sama agresif.”

Poncharal pun mengungkapkan bahwa kepindahan Espargaro ke Honda bukanlah karena untuk menyiapkan masa pensiun.

“Pol memberi tahu kami bahwa dia merasakan yang terbaik dalam kariernya saat mengendarai motor. Saya¬†tahu Marc adalah pebalap nomor satu saat ini, tetapi Pol pindah ke sana dan, jauh di dalam dirinya, dia yakin dia bisa menantang Marc,” tandasnya.

Artikel Tag: Pol Espargaro, Honda, Marc Marquez