Evonne Goolagong Cawley Ingin Lihat Petenis Yang Telah Jadi Ibu Bisa Menangkan Wimbledon Musim Depan

Posted on

Berita Tenis: Evonne Goolagong Cawley merupakan satu-satunya ibu yang pernah memenangkan gelar Wimbledon nomor tunggal di Open Era.

Goolagong Cawley mengalahkan Chris Evert untuk memenangkan gelar Wimbledon tahun 1980, yang menjadikannya ibu pertama yang memenangkan gelar nomor tunggal di Wimbledon sejak Dorothea Lambert Chambers tahun 1914 dan ibu terakhir yang berhasil melakukannya.

Kepada website WTA Tour, Goolagong Cawley mengungkapkan, “Ketika saya keluar dari lapangan, saya diberi tahu bahwa saya ibu pertama yang memenangkan Grand Slam nomor tunggal dalam 66 tahun terakhir. Saat ini sudah 40 tahun sejak saya memenangkan gelar itu. Hanya dua ibu lain (Margaret Court dan Kim Clijsters) yang memenangkan Grand Slam di Open Era. Tidak mudah melakukannya setelah memiliki anak.”

Salah satu legenda tenis Australia, Goolagong Cawley yang memenangkan tujuh gelar Grand Slam nomor tunggal di sepanjang kariernya, menyatakan bahwa ia ingin melihat Serena Williams atau ibu lainnya yang memenangkan gelar Wimbledon musim depan.

“Saya ingin hal itu terjadi. Hal itu akan membuat semua ibu di mana-mana, termasuk di dunia tenis, merasa luar biasa,” tambah Goolagong Cawley.

Saat ini, petenis yang telah menjadi ibu di antaranya Williams, Clijsters, Victoria Azarenka, Sania Mirza, Tatjana Maria, Mandy Minella, Kateryna Bondarenko, Evgeniya Rodina, Patricia Maria Tig, dan Vera Zvonareva. Goolagong Cawley mengungkapkan bahwa sungguh mengagumkan melihat begitu banyak ibu yang berkompetisi dengan level yang tinggi di turnamen akhir-akhir ini.

“Saat ini, hal yang biasa bagi para wanita di segala bidang untuk kembali menekuni pekerjaan mereka setelah memiliki anak, termasuk olahraga ini. Tentu akan menantang, bahkan menyulitkan, tetapi saya pikir akan luar biasa bagi dunia tenis bahwa kita mendapati lebih banyak ibu yang berkompetisi saat ini,” tutur Goolagong Cawley.

“Tantangan bagi para petenis putri saat ini cukup sama seperti tantangan yang saya hadapi, dengan perjalanan, perubahan tubuh, dan cedera, lalu pers dan komitmen publik.”

Williams telah mengantongi 23 gelar Grand Slam dan melaku ke empat final Grand Slam nomor tunggal sebagai seorang ibu. Ia masih mengejar gelar Grand Slam ke-24 dalam kariernya demi menyamai rekor yang dipegang Court. Saat ini ia masih berada di peringkat 10 besar.

Sementara itu, Clijsters kembali ke dunia tenis untuk kali kedua tepat sebelum turnamen tenis ditangguhkan akibat pandemi COVID-19, setelah lebih dari 7 tahun pensiun dari dunia tenis.

Artikel Tag: Tenis, wimbledon, Serena Williams, Victoria Azarenka