Juan Martin Del Potro Ingin Akhiri Kariernya Seperti Ini

Posted on

Berita Tenis: Petenis peringkat 128 dunia, Juan Martin Del Potro belum melangkahkan kaki ke dalam sebuah turnamen sejak ia menjalani operasi lutut yang mengancam kariernya pada musim lalu.

Petenis jangkung Argentina, del Potro baru-baru ini merefleksi cedera tersebut dan ia tidak melihat ada perkembangan dengan kondisi lututnya. Selain itu, ia juga belum mulai bermain tenis secara penuh, tetapi ia mulai mengangkat beban.

Ketika kondisi kesehatan secara fisik menghalangi petenis profesional untuk mengerahkan kemampuan terbaik mereka di lapangan, mereka pada akhirnya akan memutuskan untuk menggantungkan raket. Terlepas dari semua itu, del Potro tidak berniat untuk menyerah dalam bermain tenis dan ia ingin pensiun ketika ia berada di puncak perfoma terbaiknya.

“Lutut saya masih menyebabkan masalah bagi saya. Ada beberapa hari yang terasa lebih baik dan di hari lain, rasa sakitnya sungguh menyakitkan. Ada waktu ketika lutut saya masih cukup mengganggu saya. Seperti setiap orang yang memiliki masalah pada lututnya, saya merasakannya ketika saya menaiki tangga, ketika saya membawa sesuatu yang berat, atau dengan kelembaban,” ungkap del Potro kepada podcast ESPN.

“Sungguh menyakitkan bagi saya untuk menemukan jalan kembali dan saya ingin berusaha mengakhiri karier saya dengan cara yang layak saya dapatkan.”

Del Potro masih bertekad untuk bermain dengan level yang tinggi dan mendambakan untuk bisa melangkah lebih jauh di Grand Slam mau pun turnamen Masters 1000.

Petenis yang pernah menjuarai US Open dan memenangkan medali perak Olimpiade, del Potro berharap bisa membawa orang tuanya ke turnamen besar dan mereka belum pernah pergi bersamanya.

“Orang tua saya tidak pernah datang ke turnamen besar dan melihat saya bermain. Ketika orang-orang bertanya apakah saya akan kembali, hal itu menjadi sesuatu yang memotivasi saya. Saya harus bermain lagi. Saya harus pergi bersama ibu dan ayah saya ke sebuah turnamen dan mengatakan, ‘Roger (Federer), beri salam kepada orang tua saya, mereka dari Tandil,” timpal del Potro.

Del Potro tergelincir di area net pada pertandingannya di Queen’s Club musim 2019 dan hal tersebut harus dibayar mahal olehnya. Sejak saat itu, ia menepi dari dunia tenis dan masalah itu masih terus menghantuinya.

Artikel Tag: Tenis, US Open, Juan Matin Del Potro