Karena Hal Ini, Rafael Nadal Harus Lewatkan Beberapa Turnamen, Klaim Sang Pelatih

Posted on

Berita Tenis: Rafael Nadal tampaknya tidak akan melakoni setiap turnamen ketika turnamen tenis kembali dilanjutkan, terlepas apakah ia ingin melakoninya atau tidak.

Nadal akan cukup kesulitan dengan kalender tenis yang telah direvisi setelah ia menemukan dirinya harus mempertahankan banyak poin dalam waktu yang sangat pendek, khususnya French Open dan US Open yang ia menangkan pada musim lalu.

Selain itu, ada turnamen Masters 1000 yang biasa digelar di Cincinnati (dipindahkan ke New York), lalu turnamen di Roma dan Madrid yang keduanya digelar di lapangan favorit Nadal, clay-court.

Namun, menurut pelatih Nadal, Carlos Moya, tidak realistis mengharapkan petenis berusia 33 tahun, Nadal untuk melakoni setiap turnamen begitu turnamen tenis dilanjutkan kembali, itu artinya ia harus terpaksa kehilangan jumlah yang signifikan dalam poin peringkat.

“Kami belum membicarakan tentang kalender yang pasti. Betul akan ada lima turnamen yang digelar sangat berdekatan dan semuanya sangat penting,” aku Moya.

“Ia tidak lagi berusia 20 tahun dan kami selalu memprioritaskan kondisi Rafa, mempertimbangkan bahwa ia harus meraih beberapa hasil yang bisa membuatnya dengan bebas memilih kalendernya sendiri.”

“Tetapi, sisi mental dan fisiknya adalah prioritas. Jadi, kami harus duduk bersama dalam dua pekan ke depan untuk melihat bagaimana kami mengatur kalender itu. Ia pastinya akan berpikir bahwa ia bisa melakukan apa pun dan faktanya, ia bisa melakukan apa pun. Tetapi kami harus berdiskusi dan memikirkannya, bukan bermimpi tentang apa yang mungkin terjadi jika ia melakoni semuanya.”

“Kondisinya sangat berbeda dan kami harus beradaptasi. Tidak ada arahan untuk membantu kami dan kami harus mempertaruhkan sesuatu. Tetapi apa pun keputusan yang kami ambil, kami selalu mempertimbangkan kondisi Rafa.”

Artikel Tag: Tenis, French Open, US Open, Rafael Nadal