KTM Sudah Kapok Rekrut Pebalap Yamaha Lagi?

Posted on

Berita MotoGP: KTM jadi tim pabrikan yang mengaku kapok merekrut rider jebolan Yamaha akibat pengalaman buruk bersama Johann Zarco musim lalu.

Yamaha memang merupakan salah satu tim pabrikan tersukses di MotoGP. Skuat asal Iwata ini total sudah mengoleksi 16 gelar juara dari kelas utama (500cc/MotoGP) yang mereka raih bersama para rider andalan mereka.

Enam belas gelar tersebut dipersembahkan oleh rider seperti Giacomo Agostini, Kenny Roberts, Wayne Rainey, Valentino Rossi, dan Jorge Lorenzo. Di sisi lain, para rider tersebut juga menuai keuntungan berkat pencapaian impresif mereka bersama pabrikan berlogo garpu tala.

Rossi pun pernah menjadi rider impian bagi semua tim MotoGP ketika menjadi penguasa kejuaraan di era 2000-an. Begitu pula Jorge Lorenzo dengan raihan tiga gelar juara MotoGP di Yamaha membuatnya tidak kesulitan untuk bergabung dengan tim besar lainnya.

Tak sampai disitu kini muncul nama baru, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo yang juga menjadi salah satu pebalap yang banyak diincar usai meraih hasil apik musim lalu.

Kendati demikian ada satu tim yang tak tertarik merekrut para rider asal Yamaha, tim tersebut adalah KTM. Awalnya mereka biasa-biasa saja, bahkan skuat pertama mereka di MotoGP bahkan didatangkan dari tim satelit Yamaha (Tech3) yaitu Pol Espargaro dan Bradley Smith.

Pun demikian, hal ini pun langsung berbanding terbalik usai KTM mendapatkan pengalaman buruk bersama Johann Zarco pada MotoGP 2019 lalu. Awalnya ia diyakini bakal tampil apik seperti saat menunggangi Yamaha YZR-M1. Akan tetapi Zarco justru terpuruk.

Alih-alih meraih hasil podium dan bersaing di barisan depan, Zarco lebih sering terlihat di barisan belakang dan nyaris tak pernah finis di depan rekan setimnya, Pol Espargaro.

Apalagi dengan sikap Zarco yang dianggap tidak menyenangkan, KTM akhirnya mengeluarkan sang pebalap dari garasi tim di tengah-tengah musim. Kegagalan Zarco pun dikarenakan kesulitan yang dialaminya untuk beradaptasi dengan motor balap KTM RC16.

Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, menjelaskan bahwa pihaknya hanya akan mencari rider dengan gaya balap yang cocok dengan motor mereka.

“Sekarang sudah terbukti bahwa mesin V4 yang bertenaga bisa dikendarai dengan cara yang berbeda dengan mesin inline four,” ujar Beirer dikutip dari Speedweek.

“Kami di KTM memutuskan untuk memilih konsep yang lebih bertenaga ini. Kami membutuhkan pengemudi yang sangat gigih untuk motor yang brutal.”

KTM baru saja merekrtu Danilo Petrucci dari Ducati usai Pol Espagaro bakal hijrah ke tim lain. Ducati sendiri menggunakan konfigurasi mesin V4 seperti KTM. Pengalaman Petrucci dengan mesin V4 itulah yang membuat KTM yakin untuk merekrutnya.

“Itulah kenapa kami mengira dia [Petrucci] tidak akan mengalami efek kejut seperti pembalap lain yang gagal mengatasi konsep yang berbeda,” tandasnya.

Artikel Tag: ktm, Johann Zarco, yamaha