Lawan Rasisme, NBA Perbolehkan Pemain Modifikasi Nama Punggung di Jersey Tim

Posted on

Berita Basket NBA : NBA mengeluarkan kebijakan menarik untuk memperbolehkan para pemain mengganti nama punggung mereka di jersey tim. Para pemain diperbolehkan menggantinya dengan kata-kata pendukung dalam melawan isu rasisme.

Kelanjutan musim NBA sendiri memang mendapat reaksi pro dan kontra dari banyak pemain. Ada yang setuju musim dilanjutkan, namun ada pula yang menolak karena merasa olahraga tersebut bisa menjadi hambatan dalam memperjuangkan keadilan sosial di Amerika Serikat saat ini. Melihat situasi itu, NBA tetap pada keputusannya untuk melanjutkan musim di Orlando.

Merasa ingin memberikan fasilitas bagi pemain untuk menyuarakan dukungannya terhadap orang kulit hitam, maka NBA memperbolehkan mereka mengganti nama punggung dengan kata-kata khusus. Kata-kata khusus yang dimaksud harus bertujuan dalam memerangi isu rasisme seperti ‘Black Lives Matter’, ‘I Cant Breathe’, dan semacamnya.

Chris Paul selaku presiden dari asosiasi pemain NBA mengutarakan bahwa ide ini adalah bentuk dukungan bagi orang kulit hitam. Meskipun mereka sedang bertanding di kompetisi resmi, tetapi para pemain juga tidak melupakan masalah sosial yang sedang viral belakangan ini.

“Kami hanya berusaha memberikan penerangan kepada orang-orang mengenai isu sosial yang kami alami setiap harinya. Banyak pihak yang khawatir bahwa kami akan melupakan isu rasisme ketika bertanding di Orlando. Dengan ide modifikasi nama jersey ini, maka kami tegaskan jika pikiran kami tetap mendukung segala aksi melawan ketidakadilan sosial,” ucap Paul.

Artikel Tag: NBA, Chris Paul, George Floyd, Isu Rasisme