Menurut Milos Raonic, Opini Novak Djokovic Tentang US Open Mungkin Tak Akan Terlalu Berpengaruh Lagi

Posted on

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Kanada, Milos Raonic mengaku bahwa ia terpikat dengan ide bermain di Adria Tour, Montenegro, tetapi ia memutuskan untuk menolak undangan tersebut setelah berpikir dengan serius.

Pelopor Adria Tour, Djokovic ingin mengunjungi empat negara Balkan untuk menggelar ajang eksibisi tersebut, termasuk bertanding melawan Raonic di Montenegro.

Raonic lahir di ibukota Montenegro, Podgorica dan Djokovic pikir akan menjadi hal yang luar biasa jika bisa menggelar pertandingan eksibisi melawan Raonic di kota kelahirannya.

“Saya belum pernah bertanding di hadapan kebanyakan dari sepupu saya,” aku Raonic.

“Saya tidak pernah bertanding di hadapan nenek, bibi, mau pun paman saya, jadi saya sempat mempertimbangkannya (bermain di Adria Tour Montenegro). Tetapi jika US open akan digelar, saya tidak bisa melihat diri saya bepergian ke Eropa dan kembali. Saya merasa itu resiko yang tidak perlu.”

Sementara itu, setelah pihak penyelenggara US Open mengungkapkan protokol keselamatan yang ketat akan diterapkan pada edisi musim ini, petenis peringkat 1 dunia, Djokovic menjadi salah satu petenis kenamaan yang mengkritiknya dengan menyebut protokol tersebut sebagai hal yang ekstrim dan hampir mustahil.

“Saya tahu ia (Djokovic) salah satu pihak yang menentang ide datang ke US Open dan dengan kondisi seperti itu, ia tidak melihat bagaimana pihak penyelenggara bisa menggelar Grand Slam,” tukas Raonic.

“Saya pikir, mungkin setelah sejumlah hal yang telah terjadi, argumen dari dirinya tidak akan terlalu berpengaruh. Dalam topik yang spesifik ini, terutama jelang US Open, komentarnya mungkin tidak akan terlalu dihargai.”

Artikel Tag: Tenis, US Open, Milos Raonic, Novak Djokovic