Pemain Persib, Zola Alami Luka Parah, Ini Penyebabnya

Posted on

Berita Liga 1 Indonesia : Luka parah dialami oleh pemain Persib, Gian Zola karena terjatuh di rumahnya. Dia harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan lantaran darah mengalir dari kakinya terbilang banyak.

Musibah yang dialami oleh gelandang berusia 21 tahun itu terjadi ketika dia hendak bermain bulutangkis. Sang ayah, Budi Nugraha menjelaskan kronologis putranya terperosok di rumahnya dan pecahan keramik mengoyak jempol kaki kirinya.

Situasinya adalah sang pemain sedang bersiap untuk pergi menuju lapangan bulutangkis. Ketika dia hendak mengambil raket dan handuk, ada titik rawan yang bisa membuat dia terperosok. Dan terjadilah musibah tersebut.

“Jadi kejadiannya jam 3, mau jaga kondisi badminton, udah sewa (lapangan) di Progresif dan dia mau mandi dulu. Jadi biasanya kalau ada saya di rumah itu raket dan handuk saya yang ngambilin, nah karena saya ga ada, dan ibu juga sama jadi dia ambil sendiri,” kata Budi Nugraha saat diwawancara.

Ketika kejadian, Zola sempat meluapkan rasa nyerinya tapi tidak ada yang membantu karena dia hanya sendiri di rumah. Akhirnya ada bantuan ketika paman dan temannya yang sedang berada di distro yang tidak jauh dari rumahnya tiba seusai dihubungi.

“Kan sanyo itu kan di bawah jadi keramiknya ditaro di atas baja ringan, pas Zola kesitu jadi dia nginjek keramik itu padahal mah yang pertama ga kena, pas kedua kalinya ambil handuk ngagebros (terperosok). Ya dia teriak tapi kan engga ada orang, darah sudah banyak, dia lalu telpon anak yang di toko untungnya ada paman yang bantu,” jelas dia.

Luka yang dialami jebolan Diklat Persib itu juga tak main-main karena dagingnya pun ikut sobek. Maka dari itu ketika dibawa ke rumah sakit, penangangan yang dilakukan adalah operasi, bukan sekedar dijahit.

“Jempol kirinya pisan kena keramik dan ada robekan dalam. Dibawa ke dokter rumah sakit Al Islam akhirnya dibersihin suntik tiga kali tetanus supaya engga infeksi dan kemudian dikasih tahu bahwa ini harus dioperasi karena sulit kalau dijahit,” kata Budi melanjutkan.

Insiden ini juga harus dibayar mahal, karena sang pemain tidak bisa beraktivitas normal selama satu bulan. Memang dirinya tidak perlu dirawat inap, tapi selama di rumah, pemain yang pernah dipinjamkan ke Persela itu diwajibkan untuk beristirahat.

“Untuk penyembuhannya langsung pulang, di rumah istirahat dan selama satu bulan engga boleh ada aktivitas. Ya sama dikasih juga obat. Ya mau gimana lagi ini namanya musibah sudah takdir sudah dihindari,” tutup Budi Nugraha.

Artikel Tag: Gian Zola, Persib, Budi Nugraha