Perangi Rasisme, Pebalap F1 Ingin Adakan Aksi Berlutut di Seri Perdana

Posted on

Berita F1 : Para pebalap Formula One tidak ingin ketinggalan dalam menyuarakan dukungan mereka terhadap gerakan anti rasisme di dunia. Menyambut seri perdana di akhir pekan nanti, para pebalap berencana mengadakan aksi berlutut seperti pesepakbola di Liga Inggris.

Berlutut memang merupakan tindakan yang diklaim sebagai bentuk dukungan terhadap kesetaraan hak atas semua orang. Para pemain Liga Inggris sudah terlebih dahulu melakukan hal ini sebelum kick-off. Aksi ini rupanya memancing para pebalap F1 untuk melakukan hal serupa. Mereka juga ingin mendukung tindakan anti rasisme agar dunia menjadi lebih damai.

“Jika kami akan melakukannya (berlutut), maka kami semua harus melakukannya di grid.¬†Kami akan melakukan apapun untuk menunjukkan kepedulian kami dan rasa hormat kami kepada semua orang. Kami akan melakukan hal yang benar saat waktunya tiba,”¬†ucap Lando Norris saat diwawancara oleh media setempat.

Andai melihat dari komentar para pebalap beberapa saat lalu, rasanya aksi ini akan benar-benar menjadi realitas di Sirkuit Red Bull Ring nanti. Ketika isu kematian George Floyd viral, beberapa pebalap F1 lain juga angkat bicara terhadap keresahan mereka. Lewis Hamilton, George Russell, dan Daniel Ricciardo menjadi beberapa yang benar-benar menolak keras tindakan diskriminasi terhadap orang kulit hitam.

Olahraga memang menjadi ajang untuk menyatukan semua orang. Meskipun berlutut hanya tindakan kecil, tetapi ini dapat membuka mata dunia agar lebih peka terhadap isu rasisme di sekeliling mereka.

Artikel Tag: Formula One 2020, Isu Rasisme, lando norris, Black Lives Matter