Untuk Kelanjutan Kompetisi, Pemain Indonesia Patriots Dilarang Bela Klub Asal Masing-Masing

Posted on

Berita Basket Indonesia : IBL menetapkan aturan supaya para pemain Indonesia Patriots tidak bisa membela tim masing-masing saat kompetisi dilanjutkan bulan September nanti. Permasalahan ini sejatinya sudah dibicarakan jauh-jauh hari sebelum musim berlangsung.

Seperti yang diketahui, Indonesia Patriots merupakan program dari Perbasi untuk melatih timnas demi persiapan menuju Piala Dunia Basket 2023 mendatang. Pasukan Indonesia Patriots diikutsertakan dalam kompetisi IBL musim 2020. Sayangnya, perjalanan mereka harus berakhir lebih cepat akibat pandemi Virus Corona. Walaupun program tampil di IBL sudah selesai, tetapi para pemain dilarang kembali memperkuat timnya untuk lanjutan kompetisi.

Junas Miradiarsyah selaku Direktur IBL menjelaskan bahwa untuk kelanjutan kompetisi nanti, tidak ada tim yang boleh mengganti roster pemain ataupun staff kepelatihan mereka. Semua yang didaftarkan pada awal musim, maka itu pula yang harus mereka gunakan untuk menyelesaikan musim.

“Kami tidak mengizinkan ada perubahan roster. Karena ini liga profesional. Ada aturan yang mengikat, yaitu pergantian bisa dilakukan di tengah musim atau di jeda kompetisi. Kami berharap tim-tim tetap stay dengan roster yang ada,”¬†ucap Junas.

Jika diperbolehkan kembali memperkuat tim asal, jelas ini akan membawa keuntungan dan kerugian bagi tim tertentu. Sebagai contoh, Satria Muda Pertamina akan kembali diperkuat empat pemain intinya. Peluang mereka untuk menjadi juara jelas semakin terbuka. Sementara Satria Muda diuntungkan, jelas tim-tim kecil lainnya harus dirugikan karena peluang mereka untuk menjadi kampiun harus tertutup.

Artikel Tag: IBL, Indonesia Patriots, Junas Miradiarsyah